Door to Door service vs Port to Port service

Door to Door dan Port to Port merupakan prospek ekspor maupun import saat ini menjadi sebuah peluang yang sangat besar bagi komponen unit usaha kecil menengah atau yang sering disebut UKM. Khususnya untuk prospek ekspor peluang tersebut seharusnya bisa digarap semaksimal mungkin oleh pelaku usaha tanah air dalam meningkatkan jumlah arus ekspor barang.

Dilain halnya mengenai prospek import barang , prospek import juga terbilang cukup besar dan pesat dimana kita dapat mengambil beberapa manfaat tentang import barang diantaranya jika mengimport barang-barang teknologi dari China , Jepang , Jerman , Amerika , dan sebagainya. Maka kita dapat membandingkan dan mempelajari kemajuan teknologi di negara tersebut serta berfikir  untuk dapat kita aplikasikan ditanah air.

Kedua prospek tersebut pasti memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri tegantung bagaimana sudut pandang kita dapat memahaminya.

Door to Door service

  1. Pengertian

Door to door service dalam dunia cargo memiliki defininisi berupa sebuah pelayanan dimana mode pengiriman sebuah barang akaan dijemput atau di pick up ditempat pengirim dan diantar ke tempat penemrima barang/ Consignee. Door to door juga bisa diartikan sebagai bentuk layanan dimana para pelanggan tidak perlu untuk mengantarkan atau mengambil barang kirimannya ke perusahaan pengiriman atau perusahaan forwarding dan biasanya prospek door to door ini sangat dominan untuk masalah import barang dari luar negeri.

Oleh karena itu , bisa dikatakan door to door ini adalah salah satu cara untuk para importir yang ingin menempuh  jalur cepat dan tanpa perlu report untuk menghadapi proses kepabeanan dan proses lainnya. Akan tetapi, salah satu kekurangna layanan ini adalah tariff harga jasa yang diberlakukan cukup mahal dibandingkan dengan mode pengiriman port to port.

  1. Manfaat
  • Barang langsung dijemput ditempat penjual dan dikirim langsung ke gudang consignee atau pemilik barang.
  • Fungsi utamanya adalah jika barang yang akan diimport itu terkena lartas ( larangan pembatasan ) , masalah kuota import , karantina SNI , dan sejenisnya makan layanan door to door ini adalah solusinya dalam mengatasi permasalahan tersebut.

 

Port to Port

  1. Pengertian

Port to port service atau general shipment memiliki defiini yang hamper sama dengan door to door service , akan tetapi perbedaanya adalah dimana mode pengiriman ini hanya diantarkan ke port saja. Port to port juga bisa diartikan dimana shipper atau pengirim barang mengatarkan barang kirimannya ke prusahaan pengiriman atau forwarder company yang telah ditunjuk ditempat asal shipper , dan dikirim ke port penerima barang serta penerima barang atau consignee tersebut juga mengambil sendiri di port yang telat ditentukan oleh consignee sendiri.

  1. Manfaat
  • Biaya atau costnya jauh lebih murah disbandingkan dengan door to door service
  • Fungsi utama nya adalah dimana setiap pengiriman dapat dipantau secara komprehensif dan seksama baik itu dari software kepabean maupun keamanan dalam pengiriman yang terjamin.

Demikianlah penjelasan mengenai Door to Door service dan Port to Port service

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *